Senin, 02 November 2015



Judul buku      : star idola biologi
Nama penulis : heru saleh
Nama penerbit : putra certo natan
Foto penerbit : solo
Jumlah halamat :  64 halaman (33- 35)


Sistem indra
A.   SISTEM INDRA PADA MANUSIA
Rangsangan yang datang dari luar tubuh manusia diterima oleh reseptor khusus yang sering dikenal sebagai alat indra. Lima alat indra utama pada manusia yaitu :
1.    Indra penglihat adalah alat atau organ penglihat pada manusia adalah mata.
2.     Indra pendengar pada manusia adalahtelingan yang terdiri dari 3 bagian yaitu telinga luar( telinga telinga luar berfungsi membantu mengonsentarasikan  gelombang suara), telingah tengan( berfungsi meneruskan suara dari gendang telinga ke tingkat jorong ), telinga dalam ( berfungsi meneruskan getaran  suara ke otak)
3.    Indra perba dan perasa merupakan organ yang memiliki fungsi sebagai indra peraba sekaligus indran perasa
4.    Indra pembau berfungsi mengenali bau tertentu dari lingkungan dengan menggunakan hidung. Rongga hidung terdapat sel-sel epitel olpak tori yang mengandung reseptor penerima ransaau ngan bau
5.    Indra pengecap adalah lidah merupakan organ tubuh yang berfungsi sebagai indra pengecap atau dirasakan


Kamis, 01 Oktober 2015

Rambut lebih panjang dari bulu tangan


Asal muasalnya, fungsi rambut dan bulu adalah untuk melindungi pemiliknya dari cuaca dan tantangan alami lain. Oleh karena itu, kalau kita perhatikan, pertumbuhan rambut dan bulu kita sedikit lebih cepat kalau kita berada di udara yang jauh lebih dingin daripada yang biasa kita hadapi. Beberapa obat-obatan seperti yang digunakan untuk keluarga berencana, hormon, dan steroid anabolik juga bisa membuat bulu tubuh tumbuh lebih cepat dan lebat dari biasanya. Selain itu, berbulu banyak atau tidak, juga ditentukan oleh faktor genetis. Laki-laki dan perempuan keturunan daerah Mediterania seperti Italia, Spanyol, dan Yunani, juga Arab dan India, cenderung berbulu lebih lebat daripada keturunan Asia Timur dan Tenggara.  Mitos seputar bulu tubuh Secara turun-temurun dari dulu terdapat mitos yang mengaitkan bulu tubuh dengan masalah kejantanan seorang pria, sehingga seringkali cowok yang berbulu lebat dianggap sebagai cowok yang macho atau jantan, sedangkan yang tidak berbulu dianggap kurang jantan. Seperti juga mitos lain seputar seksualitas, mitos bahwa pria macho adalah pria berbulu ini sering menyesatkan dan membuat cemas para laki-laki yang tangan dan kakinya semulus kaki meja. Mereka berusaha keras menumbuhkan bulu tubuh, dengan harapan bulunya tumbuh sehingga ia dipandang sebagai cowok macho. Hal ini juga ditangkap sebagai peluang oleh produsen obat penumbuh rambut, yang bekerja dengan cara dioleskan atau ditelan.
Lebih jauh dari sekadar takut dianggap kurang jantan, mitos tubuh tanpa bulu ternyata juga bisa sampai membuat pemiliknya meragukan kapasitas seksualnya. Seperti konsultasi yang dimuat di Curhat dua minggu lalu, ada cowok yang kebetulan tubuhnya bebas bulu, mengkhawatirkan kemampuan reproduksinya kalau kelak ia menikah, sampai-sampai dia hampir mempercayai bahwa bulu dapat ditumbuhkan dengan cara melakukan onani sesering mungkin!
Mitos lain yang juga beredar adalah bahwa cewek yang bulu tubuhnya tumbuh subur berarti ia memiliki dorongan seks yang tinggi. Hal ini membuat cewek-cewek yang berbulu agak lebat sibuk mencukur dan menghilangkan bulu tubuhnya, dan malu memakai baju berlengan pendek karena takut bulunya kelihatan orang lain yang bisa jadi menganggapnya "cewek gampangan".
Walaupun pertumbuhan bulu tubuh dipengaruhi oleh hormon androgen yang merupakan hormon khas laki-laki, sebetulnya tidak ada hubungan antara kejantanan seorang pria dengan lebat atau tipisnya bulu yang melekat di tubuhnya. Kalau kita percaya pada mitos begitu, sama artinya dengan kita percaya bahwa semua orang keturunan Cina, Jepang, dan Korea (yang tubuhnya cenderung kurang berbulu dibandingkan dengan, misalnya, orang India atau Arab) impoten, dong! Apalagi kalau sampai termakan gosip bahwa onani bisa menumbuhkan rambut, yang ada kamu cuma bakalan lemes kecapaian, sedangkan tubuhmu tetap aja mulus tanpa bulu. Demikian pula dengan cewek yang berbulu, tidak serta merta berarti bahwa ia memiliki dorongan seksual yang tinggi. Karena sekali lagi, faktor genetis atau keturunan juga memegang peranan penting dalam pertumbuhan bulu dan rambut.